<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Trimartono Inc. &#187; Learning</title>
	<atom:link href="http://trimartono.com/category/learning/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://trimartono.com</link>
	<description>trimartono in computer</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Nov 2010 02:01:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Mengajar TIK bagian 3</title>
		<link>http://trimartono.com/mengajar-tik-bagian-3/</link>
		<comments>http://trimartono.com/mengajar-tik-bagian-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 10:25:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>3tm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Must Do]]></category>
		<category><![CDATA[Think]]></category>
		<category><![CDATA[smp]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>
		<category><![CDATA[trimartono]]></category>
		<category><![CDATA[trimartono.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saga.trimartono.com/?p=802</guid>
		<description><![CDATA[pagi ini saya mendapat e-mail dari Anastacia, yang isinya : muhon bantuan bahan mengajar untuk SMP, karna mau mengajar TIK tapi belum pernah mengajar SMP jadi mohon bantuannya. sebelumnya terimakasih Ini bagian ketiga dari (mungkin) beberapa tulisan menyangkut pertanyaan di atas. Setelah pada bagian pertama dan kedua, lagi-lagi saya tidak akan menjawab secara mendetail, karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://trimartono.com/wp-content/uploads/2008/12/trimartono11.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-141" title="mr tri" src="http://trimartono.com/wp-content/uploads/2008/12/trimartono11.jpg" alt="" width="57" height="57" /></a>pagi ini saya mendapat e-mail dari Anastacia, yang isinya :</p>
<p><em>muhon bantuan bahan mengajar untuk SMP, karna mau mengajar TIK tapi belum pernah mengajar SMP jadi mohon bantuannya.</em></p>
<p><em>sebelumnya terimakasih</em></p>
<p>Ini bagian ketiga dari (mungkin) beberapa tulisan menyangkut pertanyaan di atas.<br />
Setelah pada bagian pertama dan kedua, lagi-lagi saya tidak akan menjawab secara mendetail, karena terus terang saya tidak hafal silabus TIK untuk SMP <img src='http://trimartono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Bagian ketiga ini menitikberatkan pada bagaimana guru membutuhkan perangkat keras untuk mempersiapkan bahan ajar TIK.</p>
<p>Bagian ini sih simple<span id="more-802"></span>.. tapi belum tentu juga bisa sesimpel yang dibayangkan..<br />
Yah, karena duitnya guru sudah habis untuk hidup dan beli buku, jadi bagian ini bisa jadi tidak simple..</p>
<p>Seperti tiga unsur computer, yaitu : software, hardware dan brainware.. bagian hardware inilah yang membutuhkan biaya paling banyak..</p>
<p>Seorang guru (terutama guru TIK) wajib memiliki : (kalau yang ini sesuai urutan)</p>
<ul>
<li>Komputer</li>
</ul>
<p>Jelas dan exactly.. masak guru computer nggak punya computer. Dianjurkan untuk punya mobile computer. Minimal punya netbook sudah cukup, karena guru TIK secara umum tidak bermain di computer yang membutuhkan source besar.</p>
<ul>
<li>Flashdisk</li>
</ul>
<p>Hidup sekarang nggak lengkap kalau nggak punya flashdisk… <img src='http://trimartono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  benda kecil ini sangat berguna untuk bertukar file dan bertukar aplikasi. Salinlah materi pembelajaran di flashdisk dan secara berkala di-back up ke computer.</p>
<ul>
<li>Kamera digital</li>
</ul>
<p>Perangkat ini dibutuhkan untuk melengkapi pembuatan materi pembelajaran.</p>
<ul>
<li>Scanner</li>
</ul>
<p>Hampir sama dengan kebutuhan kamera digital digunakan untuk pembuatan materi pembelajaran.</p>
<ul>
<li>External Hardisk</li>
</ul>
<p>Berhubung data merupakan hidup dan matinya guru TIK, maka external hardisk yang bisa membackup seluruh file pembelajaran sangatlah penting. Jadi data seorang guru TIK akan tersimpan di 3 tempat, yaitu komputer, flashdisk dan hardisk.. kalau perlu di backup lagi ke CD <img src='http://trimartono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<ul>
<li>Modem</li>
</ul>
<p>Modem untuk berinternet bisa dikatakan perlu, bisa juga tidak. Karena jika di sekolah sudah ada akses internet, guru bisa mengambil akses dari sekolah. Hanya saja, jika malam-malam di rumah tiba-tiba membutuhkan akses, brarti harus pergi ke warnet untuk menyewa dengan resiko flashdisk terjangkit virus. Dianjurkan untuk memiliki modem dengan akses unlimited.</p>
<ul>
<li>Printer</li>
</ul>
<p>Printer juga tidak wajib-wajib sekali dimiliki, karena mencetak dapat dilakukan di sekolah. Bagaimana jika libur? Kalau saya, setiap libur lebih dari 2 hari, printer sekolah saya bawa pulang J</p>
<ul>
<li>Proyektor</li>
</ul>
<p>Kedua benda ini seharusnya dimiliki oleh pihak sekolah. Proyektor digunakan terutama untuk pelajaran yang berkaitan dengan desain grafis.</p>
<p>Bagian ketiga ini selesai..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trimartono.com/mengajar-tik-bagian-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengajar TIK bagian 2</title>
		<link>http://trimartono.com/mengajar-tik-bagian-2/</link>
		<comments>http://trimartono.com/mengajar-tik-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 09:29:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>3tm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Must Do]]></category>
		<category><![CDATA[Think]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>
		<category><![CDATA[trimartono]]></category>
		<category><![CDATA[trimartono.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saga.trimartono.com/?p=796</guid>
		<description><![CDATA[pagi ini saya mendapat e-mail dari Anastacia, yang isinya : muhon bantuan bahan mengajar untuk SMP, karna mau mengajar TIK tapi belum pernah mengajar SMP jadi mohon bantuannya. sebelumnya terimakasih Ini bagian kedua dari (mungkin) beberapa tulisan menyangkut pertanyaan di atas. Setelah pada bagian pertama tentang apa yang harus dikuasai, saya tetap tidak akan menjawab [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="http://trimartono.com/wp-content/uploads/2008/12/trimartono11.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-141" title="mr tri" src="http://trimartono.com/wp-content/uploads/2008/12/trimartono11.jpg" alt="" width="57" height="57" /></a></em>pagi ini saya mendapat e-mail dari Anastacia, yang isinya :</p>
<p><em>muhon bantuan bahan mengajar untuk SMP, karna mau mengajar TIK tapi belum pernah mengajar SMP jadi mohon bantuannya.</em></p>
<p><em>sebelumnya terimakasih</em></p>
<p>Ini bagian kedua dari (mungkin) beberapa tulisan menyangkut pertanyaan di atas.<br />
Setelah pada bagian pertama tentang apa yang harus dikuasai, saya tetap tidak akan menjawab secara mendetail, karena terus terang saya tidak hafal silabus TIK untuk SMP <img src='http://trimartono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Bagian kedua ini menitikberatkan pada bagaimana guru mempersiapkan bahan ajar TIK.</p>
<p>Untuk mempersiapkan bahan mengajar<span id="more-796"></span>, guru setidaknya mempunyai minimal 2 set buku paket pelajaran TIK yang materinya bagus. Ini berfungsi untuk meng-compare materi buku satu terhadap buku lainnya.<br />
Disamping itu guru juga harus mempunyai beberapa buku literature tentang apa yang diajarkan tersebut?<br />
Nggak punya uang? Itu masalah utama guru <img src='http://trimartono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ..<br />
Usahakan ngerayu sekolah untuk melengkapi isi perpustakaan dengan buku-buku literature tentang TIK.<br />
Tetapi kalau saya, saya lebih memilih memiliki koleksi buku sendiri. Mengapa? Buku buku kita sendiri bisa kita pakai kapan saja kita butuh.. karena saya terbiasa menyiapkan materi untuk keesokan harinya di malam hari sebelum tidur.. menunjang insomnia <img src='http://trimartono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Maklum juga.. pagi sampai siang ngajar di sekolah dan sore sampai malam jadi tentor di beberapa institusi.. kalau enggak, bulanannya nggak kuku.. dan malamnya baru mempersiapkan untuk keesokan harinya <img src='http://trimartono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  kok jadi curhat..</p>
<p>Saya lebih banyak menggunakan literature dari buku-buku dengan klasifikasi ‘untuk tingkat mahir’ dan buku-buku pendidikan TIK yang berasal dari Filipina.<br />
Buku-buku tingkat mahir untuk memperdalam apa yang bisa dilakukan oleh hardware atau software lebih detail lagi. Sedangkan buku-buku Filipina saya lebih saya gunakan untuk inovasi dari soal-soal latihan yang lebih step by step.</p>
<p>Setelah buku-buku siap, yang dilakukan berikutnya adalah membuat pengembangan silabus yang telah ada. Compare dan lengkapi silabus yang sudah ada dengan tambahan-tambahan dari literature koleksi kita. Hati-hati, jangan sampai silabus membengkak dan tidak sesuai dengan durasi belajar mengajar yang sudah direncanakan.</p>
<p>Tahap kedua selesai…!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trimartono.com/mengajar-tik-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengajar TIK bagian 1</title>
		<link>http://trimartono.com/mengajar-tik/</link>
		<comments>http://trimartono.com/mengajar-tik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 08:28:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>3tm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Must Do]]></category>
		<category><![CDATA[Think]]></category>
		<category><![CDATA[tik]]></category>
		<category><![CDATA[trimartono]]></category>
		<category><![CDATA[trimartono.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saga.trimartono.com/?p=789</guid>
		<description><![CDATA[pagi ini saya mendapat e-mail dari Anastacia, yang isinya : muhon bantuan bahan mengajar untuk SMP, karna mau mengajar TIK tapi belum pernah mengajar SMP jadi mohon bantuannya. sebelumnya terimakasih Ini bagian pertama dari (mungkin) beberapa tulisan menyangkut pertanyaan di atas. Saya tidak akan menjawab secara mendetail, karena terus terang saya tidak hafal silabus TIK [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://trimartono.com/wp-content/uploads/2008/12/trimartono11.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-141" title="mr tri" src="http://trimartono.com/wp-content/uploads/2008/12/trimartono11.jpg" alt="" width="57" height="57" /></a>pagi ini saya mendapat e-mail dari Anastacia, yang isinya :</p>
<p><em>muhon bantuan bahan mengajar untuk SMP, karna mau mengajar TIK tapi belum pernah mengajar SMP jadi mohon bantuannya.</em></p>
<p><em>sebelumnya terimakasih</em></p>
<p>Ini bagian pertama dari (mungkin) beberapa tulisan menyangkut pertanyaan di atas.<br />
Saya tidak akan menjawab secara mendetail, karena terus terang saya tidak hafal silabus TIK untuk SMP, yang mungkin teringat hanya garis besar silabus pelajaran TIK untuk SMP saja.<br />
Yang perlu diperhatikan bila mengajar di level apa saja, tetapi hal ini <span id="more-792"></span>tidak harus berurutan..</p>
<ul>
<li>Menguasai materi</li>
</ul>
<p>Dengan menguasai materi, terlebih lagi kalau kita bisa mengajar tanpa membaca text book akan membuat siswa kita sangat menghargai bahwa gurunya memang pintar.. walaupun sebenarnya belum tentu.. J<br />
Ini poin utama bagi seorang guru untuk menaklukkan siswanya<br />
Sebelum mengajar, walaupun sudah bisa atau biasa, luangkan waktu sedikit untuk me-refresh apa yang akan kita ajarkan nanti. Kuasai urut-urutan yang akan kita ajarkan agar materi yang kita berikan terkesan maju mundur.<br />
Sebelum mengajar karena pelajaran TIK sebenarnya merupakan pelajaran praktikal, siapkan latihan-latihan baik teori maupun praktek mulai dari tingkat kesulitan rendah menuju tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Hal ini untuk mengantisipasi sedikit siswa yang mempunyai kemampuan lebih dan mereka ini biasanya selalu haus untuk mencoba mencoba dan mencoba..</p>
<ul>
<li>Menguasai kelas</li>
</ul>
<p>Seperti yang sudah sering diucapkan di kalangan guru.. “Setiap anak itu unik”. Setiap kelas, level kelas dan setiap angkatan, masing-masing mempunyai karakteristik sendiri. Mereka mempunyai tingkatan daya tangkap, kemandirian, kemampuan yang berbeda-beda. Hal ini yang perlu kita siasati. Bagaimana kita harus berganti-ganti temperamen dalam sehari untuk mengajar di tiap kelas yang berbeda karakteristik.<br />
Yang paling utama dalam hal menguasai kelas, yaitu ‘rule’ atau aturan yang jelas. Buat perjanjian di pertemuan pertama atau kedua. Sebelum membuat aturan amati dengan cermat siswa di kelas, siapa-siapa yang ‘trouble maker’, suka ngomentari omongan guru, asal njeplak yang penting ngomong, berkelakuan manja, suka melawan, mengganggu teman dan lain-lain yang sejenisnya.<br />
Buatkan aturan yang sekiranya dapat mempermudah proses belajar mengajar beserta sanksinya yang disepakati oleh kedua belah pihak, sehingga guru tidak perlu buang-buang energy untuk marah-marah atau jengkel terhadap siswanya.<br />
Tegas bukan berarti galak.. Marah bukan berarti galak dan galak bukan berarti bebas menghukum.. yang penting disiplin dan ketegasan dalam menerapkan peraturan. Jika ada siswa yang melanggar, kembalikan kepada mereka tentang aturan-aturan yang sudah pernah disepakati antara guru dan siswa.</p>
<ul>
<li>Menguasai siswa</li>
</ul>
<p>Pola belajar mengajar sekarang bukanlah seperti kita-kita dahulu yang klasik.. guru di depan kelas, siswanya duduk manis di bangkunya.. untuk TIK khususnya, biarkanlah mereka jalan-jalan di dalam kelas, asal tidak mengganggu proses belajar mengajar. Sekali lagi, pelajaran TIK cenderung kearah praktikal, jadi biarkan mereka meng-explore segala sesuatunya bersama teman-temannya. Ini bisa jadi keuntungan bagi guru. Kenapa? Teknologi computer berkembang begitu cepatnya, kadang kita belum menguasai sepenuhnya sudah keluar lagi yang baru. Curilah hasil explorasi siswa-siswa kita! Yang penting jangan sampai ketahuan bahwa kita belajar dari mereka.. <img src='http://trimartono.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   Bersikap sok taulah dan buat mereka merasa dibimbing secara personal.. padahal kita sedang memperhatikan dan mempelajari apa yang mereka lakukan.<br />
Proses belajar mengajar dengan cara kita mendampingi siswa satu persatu akan menyebabkan siswa merasa diperhatikan sehingga mereka sungkan untuk membuat marah gurunya.<br />
Tidak ada guru yang tidak pernah marah kepada siswanya. Marah itu manusiawi, marahlah!! Tapi yang perlu diingat, marah yang mendidik, jangan marah asal marah yang enggak ketahuan juntrungannya.<br />
Jangan sekali-kali kelihatan ‘lebay’ di depan siswa. Sekali kita lemah dan diketahui kelemahan kita.. habislah kita sebagai guru..</p>
<ul>
<li>Menguasai waktu</li>
</ul>
<p>Waktu sangatlah penting, apalagi system belajar sekarang membuat guru harus mempunyai target capaian. Prosedur rutin dalam pelajaran TIK (dan mungkin juga untuk semua pelajaran lainnya).. teori, praktek dan evaluasi. Hal ini berlaku baik di lab computer maupun di ruang kelas.<br />
Jika kekurangan waktu, berilah mereka pekerjaan rumah sebagai bahan praktek atau evaluasi atau perintahkan kepada siswa untuk mempelajari dulu materi yang akan disampaikan pada pertemuan berikutnya, sehingga pada saat di kelas guru akan lebih mudah menjelaskan yang pada akhirnya bisa menggunakan waktu belajar mengajar menjadi lebih efektif.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trimartono.com/mengajar-tik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Amankan Password dengan Secarik Kertas</title>
		<link>http://trimartono.com/amankan-password-dengan-secarik-kertas/</link>
		<comments>http://trimartono.com/amankan-password-dengan-secarik-kertas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 07:27:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>3tm</dc:creator>
				<category><![CDATA[CoPas]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Must Do]]></category>
		<category><![CDATA[TeknoArt]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Password]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virtualinstitute.wordpress.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Mulai dari Facebook, email hingga rekening bank online membutuhkan password untuk mengaksesnya. Agar password tak jadi titik lemah, simak tips mengamankannya dengan secarik kertas. Tips berikut ini disarikan detikINET dari saran di blog resmi perusahaan antivirus dan keamanan komputer, F-Secure, Rabu (27/5/2009): Tuliskan password pada secarik kertas Hanya tuliskan passwordnya saja dan jangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; Mulai dari Facebook, email hingga rekening bank online membutuhkan <em>password </em>untuk mengaksesnya. Agar <em>password </em>tak jadi titik lemah, simak tips mengamankannya dengan secarik kertas.</p>
<p>Tips berikut ini disarikan <strong>detikINET </strong>dari saran di blog resmi perusahaan antivirus dan keamanan komputer, F-Secure, Rabu (27/5/2009):</p>
<ol>
<li>Tuliskan password pada secarik kertas</li>
<li>Hanya tuliskan passwordnya saja dan jangan      disertai alamat e-mail atau hal lain</li>
<li>Jangan tempelkan kertas itu di sisi monitor,      dekat komputer atau di bawah keyboard</li>
<li>Simpan kertas dalam dompet bersama dengan      benda-benda penting lain seperti kartu kredit, kartu ATM dan kartu      identitas</li>
</ol>
<p>Namun sebelum melakukan tiga hal di atas, ikuti dulu cara membuat <em>password </em>yang aman. Begitu amannya sampai-sampai <em>password </em>ini boleh saja dituliskan pada secarik kertas.</p>
<ol>
<li>Pilih tiga karakter awal yang berhubungan      langsung dengan situs, misalnya <span id="more-455"></span>&#8216;yah&#8217; untuk Yahoo atau &#8216;fbk&#8217; untuk      Facebook.</li>
<li>Gunakan perbedaan huruf kapital pada tiga      karakter awal itu, misalnya &#8216;yAh&#8217; atau &#8216;yaH&#8217;</li>
<li>Gunakan angka acak untuk rangkaian berikutnya,      misalnya &#8217;6879&#8242;</li>
<li>Tuliskan tiga karakter awal dan rangkaian angka      acak pada secaraik kertas</li>
<li>Tambahkan tiga karakter acak <strong>yang tidak      tertulis</strong> &#8211;tapi diingat dengan baik layaknya nomor PIN untuk ATM&#8211;      misalnya &#8216;@m3&#8242;</li>
<li>Tiga karakter acak itu bisa saja ditempatkan di      depan, tengah atau belakang</li>
<li>Jika mengikuti contoh di atas, <em>password</em>-nya      akan menjadi: &#8216;yAh6879@m3&#8242; atau &#8216;@m3yAh6879&#8242; atau &#8216;yAh@m36879&#8242; sedangkan      yang tertulis pada secarik kertas hanyalah &#8216;yAh6879&#8242;</li>
</ol>
<p>Keamanan dari metode di atas adalah pada tiga karakter yang tidak dituliskan. Sedangkan bagian <em>password </em>yang dituliskan akan membantu mengingat <em>password </em>unik dengan karakter acak.</p>
<p><em>sumber : <a href="http://www.detikinet.com/read/2009/05/27/095542/1137784/510/amankan-password-dengan-secarik-kertas" target="_blank">detikinet</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trimartono.com/amankan-password-dengan-secarik-kertas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Ampuh Tangkal Penipuan di Facebook</title>
		<link>http://trimartono.com/tips-ampuh-tangkal-penipuan-di-facebook/</link>
		<comments>http://trimartono.com/tips-ampuh-tangkal-penipuan-di-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 07:23:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>3tm</dc:creator>
				<category><![CDATA[CoPas]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Must Do]]></category>
		<category><![CDATA[TeknoArt]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virtualinstitute.wordpress.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Serangan phising (penipuan online) melalui Facebook semakin menggila. Vendor keamanan internet Kaspersky Lab mengungkapkan bahwa kode jahat yang disebarkan melalui situs jejaring sosial ini 10 kali lebih efektif menginfeksi, dibandingkan dengan distribusi malware melalui email. &#8220;Tipuan phising  dapat berhasil dengan berpura-pura menjadi sesuatu yang pada awalnya terlihat legal untuk memancing korban. Tetap waspada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; Serangan <em>phising</em> (penipuan online) melalui Facebook<a href="http://www.detikinet.com/read/2009/03/02/154337/1092941/323/awas-pengguna-facebook-diserbu-penjahat-cyber"> </a>semakin menggila. Vendor keamanan internet Kaspersky Lab mengungkapkan bahwa kode jahat yang disebarkan melalui situs jejaring sosial ini 10 kali lebih efektif menginfeksi, dibandingkan dengan distribusi malware melalui email.</p>
<p>&#8220;Tipuan phising  dapat berhasil dengan berpura-pura menjadi sesuatu yang pada awalnya terlihat legal untuk memancing korban. Tetap waspada dan lakukan tindakan pencegahan yang tepat merupakan kunci untuk tidak masuk ke dalam perangkap mereka,&#8221; ujar David Emm, anggota Tim Penelitian dan Analisa Global Kaspersky Lab.</p>
<p>Untuk mengatasi serangan phising tersebut, simak tips ampuh dari Kaspersky, yang dikutip<strong> detikINET </strong>dari keterangan resminya, Jumat (22/5/2009):</p>
<ol>
<li>Untuk situs seperti      Facebook, buat <em>bookmark </em>untuk halaman <em>login</em>,      atau mengetik URL secara langsung di <em>browser      address bar</em>.</li>
<li>Jangan mengklik link pada      pesan email.</li>
<li>Hanya mengetik data rahasia      pada website yang aman.</li>
<li>Mengecek akun bank Anda      secara regular dan melaporkan apapun yang <span id="more-454"></span>mencurigakan kepada bank Anda.</li>
<li>Cari tanda <em>giveaway</em> dari email      phising: jika hal itu tidak ditujukan secara personal kepada Anda, jika      Anda bukan satu-satunya penerima email, jika terdapat kesalahan ejaan,      tata bahasa atau sintaks yang buruk atau kekakuan lainnya dalam penggunaan      bahasa.</li>
<li>Menginstall software untuk      kemanan internet dan tetap mengupdate anti-virus.</li>
<li>Menginstall <em>patch</em> keamanan.</li>
<li>Waspada terhadap email dan      pesan instan yang tidak diminta.</li>
<li>Berhati-hati ketika <em>login</em> yang meminta      hak Administrator.</li>
<li><em>Back up</em> data anda.</li>
</ol>
<p><em>sumber : <a href="http://www.detikinet.com/read/2009/05/22/074016/1135353/510/tips-ampuh-tangkal-penipuan-di-facebook" target="_blank">detikinet</a></em></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trimartono.com/tips-ampuh-tangkal-penipuan-di-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>E-MAIL PRESIDEN AS</title>
		<link>http://trimartono.com/e-mail-presiden-as/</link>
		<comments>http://trimartono.com/e-mail-presiden-as/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 22:44:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>3tm</dc:creator>
				<category><![CDATA[CoPas]]></category>
		<category><![CDATA[Historia]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[TeknoArt]]></category>
		<category><![CDATA[E-mail]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virtualinstitute.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[E-mail resmi Presiden Amerika Serikat, president@whitehouse.gov dibuat pertama kali pada 1993. Selama delapan tahun kepemimpinannya, Bill Clinton hanya menulis dua buah e-mail. Pertama, sebuah tes e-mail dan kedua untuk astronot John Glenn yang sedang mengorbit. Sumber : Majalah CHIP]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>E-mail resmi Presiden Amerika Serikat, president@whitehouse.gov dibuat pertama kali pada 1993. Selama delapan tahun kepemimpinannya, Bill Clinton hanya menulis dua buah e-mail. Pertama, sebuah tes e-mail dan kedua untuk astronot John Glenn yang sedang mengorbit.</p>
<p><em>Sumber : <a href="http://www.chip.co.id" target="_blank">Majalah CHIP</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trimartono.com/e-mail-presiden-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PENEMU E-MAIL</title>
		<link>http://trimartono.com/penemu-e-mail/</link>
		<comments>http://trimartono.com/penemu-e-mail/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 22:39:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>3tm</dc:creator>
				<category><![CDATA[CoPas]]></category>
		<category><![CDATA[Historia]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[TeknoArt]]></category>
		<category><![CDATA[E-mail]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[Penemu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virtualinstitute.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Pada awal 1960-an, Ray Samuel Tomlinson mengembangkan sebuah file transfer protocol (CPYNET) yang dapat mengirimfile antara dua komputer. Para ahli komputer kemudian mengembangakan protokol ini agar dapat mengirimkan berita. Namun, Tomlinson tidak ingat lagi apa yang ada dalam e-mail pertamanya. Sumber : Majalah CHIP]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada awal 1960-an, Ray Samuel Tomlinson mengembangkan sebuah file transfer protocol (CPYNET) yang dapat mengirimfile antara dua komputer. Para ahli komputer kemudian mengembangakan protokol ini agar dapat mengirimkan berita. Namun, Tomlinson tidak ingat lagi apa yang ada dalam e-mail pertamanya.</p>
<p><em>Sumber : <a href="http://www.chip.co.id" target="_blank">Majalah CHIP</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trimartono.com/penemu-e-mail/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SPAM PERTAMA</title>
		<link>http://trimartono.com/spam-pertama/</link>
		<comments>http://trimartono.com/spam-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 22:36:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>3tm</dc:creator>
				<category><![CDATA[CoPas]]></category>
		<category><![CDATA[Historia]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[TeknoArt]]></category>
		<category><![CDATA[E-mail]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[Spam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virtualinstitute.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[E-mail spam pertama dalam jumlah besar pertama kali dikirim pada 3 Mei 1978 oleh Gary Thuerk, penjual komputer di toko komputer AS, Digital Equipment Corporation. Dari sebuah daftar e-mail yang telah dicetak, Thuerk mencari pengguna Arpanet (cikal bakal internet), yang tinggal di Pantai Barat Amerika Serikat dan kemudian mengirim iklan penawaran komputer baru ke sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>E-mail spam pertama dalam jumlah besar pertama kali dikirim pada 3 Mei 1978 oleh Gary Thuerk, penjual komputer di toko komputer AS, Digital Equipment Corporation. Dari sebuah daftar e-mail yang telah dicetak, Thuerk mencari pengguna Arpanet (cikal bakal internet), yang tinggal di Pantai Barat Amerika Serikat dan kemudian mengirim iklan penawaran komputer baru ke sekitar 600 orang.</p>
<p><em>Sumber : <a href="http://www.chip.co.id" target="_blank">Majalah CHIP</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trimartono.com/spam-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>1.3 MILIAR ORANG MENGIRIM E-MAIL</title>
		<link>http://trimartono.com/1-3-miliar-orang-mengirim-e-mail/</link>
		<comments>http://trimartono.com/1-3-miliar-orang-mengirim-e-mail/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 04:05:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>3tm</dc:creator>
				<category><![CDATA[CoPas]]></category>
		<category><![CDATA[Historia]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[TeknoArt]]></category>
		<category><![CDATA[E-mail]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virtualinstitute.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[E-mail menjadi layanan yang paling banyak digunakan di internet setelah World Wide Web. Menurut hasil studi Radicati Group, pada Agustus 2008 lalu terdapat 1.4 miliar e-mail account dan 1.3 miliar pengguna di seluruh dunia. Sumber : Majalah CHIP]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>E-mail menjadi layanan yang paling banyak digunakan di internet setelah World Wide Web. Menurut hasil studi Radicati Group, pada Agustus 2008 lalu terdapat 1.4 miliar e-mail account dan 1.3 miliar pengguna di seluruh dunia.</p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em>Sumber : <a href="http://www.chip.co.id" target="_blank">Majalah CHIP</a><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trimartono.com/1-3-miliar-orang-mengirim-e-mail/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SEJARAH PROCESSOR INTEL</title>
		<link>http://trimartono.com/sejarah-processor-intel/</link>
		<comments>http://trimartono.com/sejarah-processor-intel/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 03:57:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>3tm</dc:creator>
				<category><![CDATA[CoPas]]></category>
		<category><![CDATA[Historia]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>
		<category><![CDATA[TeknoArt]]></category>
		<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[intel]]></category>
		<category><![CDATA[Processor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virtualinstitute.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[1989 Intel i486 merupakan prosesor pertama dengan lebih 1 juta transistor. Sebelumnya sudah dikenal generasi XT i186, dilanjutkan dengan generasi AT i286, i386 hingga i486. i486 dengan chip 32 bit ini bekerja dengan clock sampai 100MHz. i486 dipasarkan hingga pertengahan tahun 90-an. 1993 Generasi berikutnya adalah i586 yang lebih dikenal dengan Pentium I dengan lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1989</strong></p>
<p>Intel i486 merupakan prosesor pertama dengan lebih 1 juta transistor. Sebelumnya sudah dikenal generasi XT i186, dilanjutkan dengan generasi AT i286, i386 hingga i486. i486 dengan chip 32 bit ini bekerja dengan clock sampai 100MHz. i486 dipasarkan hingga pertengahan tahun 90-an.</p>
<p><strong>1993</strong></p>
<p>Generasi berikutnya adalah i586 yang lebih dikenal dengan Pentium I dengan lebih dari 3 juta transistor. Chip ini menyimpan sebuah bug. Pentium berjalan dengan kesalahan proses yang paling parah sepanjang sejarah.</p>
<p><strong>1997</strong></p>
<p>Perkembangan berikutnya lahir Pentium II dengan clock hingga 450 MHz dan menampung sekitar 7,5 juta transistor diintegrasikan dengan chace level 2 (L2)</p>
<p><strong>1998</strong><span id="more-417"></span></p>
<p>Processor ekonomis Celeron dengan basis Pentium II tetapi tanpa ketersediaan chace level 2 (L2). Processor ini dikenal dengan Pentium II Celeron.</p>
<p><strong>1999</strong></p>
<p>Pentium III lahir dengan slogan &#8220;Internet Streaming Extension&#8221;. Pentium III didukung dengan 44 juta transistor dan dapat mendukung lebih banyak proses secara paralel.</p>
<p><strong>2000</strong></p>
<p>Dengan clock 4 kali lebih besar dari Pentium III, Pentium 4 lahir dengan clock hingga 3.8 GHz. Processor ini mampu melaksanakan perintah jauh lebih banyak pada proses yang sama. Varian lain dari Pentium 4 ini adalah Pentium 4 Hyperthreading.</p>
<p><strong>2002</strong></p>
<p>Processor Itanium 2 merupakan generasi berikutnya. Processor 64 bit dengan 221 juta transistor ini mencapai clock maksimum 1 GHz. Processor ini tidak sukses di pasaran, bahkan namanyapun nyaris tidak pernah terdengar.</p>
<p><strong>2003</strong></p>
<p>Processor yang ditujukan untuk notebook ini dikenal dengan Pentium M. Merupakan processor yang dirampingkan hingga 77 juta transistor. Pentium M dibuat untuk menggantikan Pentium 4 yang boros penggunaan daya pada notebook.</p>
<p><strong>2005</strong></p>
<p>Penggabungan kinerja Hyperthreading dan penggunaan daya Pentium M, lahir processor DualCore dengan clock maksimal 2 GHz.</p>
<p><strong>2006</strong></p>
<p>Penggunaan dan pemasaran generasi DualCore belum habis, setahun kemudian diluncurkan Core2Duo yang mengintegrasikan hampir 300 juta transistor dengan 2 buah core yang bekerja dalam 1 processor mampu bekerja hingga 3.3 GHz.</p>
<p><strong>2009</strong></p>
<p>4 buah core ddngan 731 juta transistor menjadikan Intel Core i7 ini menjadi processor paling cepat saat ini.</p>
<p><em>Kepustakaan : <a href="http://www.chip.co.id" target="_blank">Majalah CHIP</a><br />
</em></p>
<p><em> </em><!--more--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trimartono.com/sejarah-processor-intel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

