Citizen Twiterism

trimartono clubbingSaya nggak tahu, pas apa enggak antara judul dan isi cerita ini. Yang jelas saya hanya pengen cerita tentang mengelola akun @JogjaUpdate di twitter.

Akun @JogjaUpdate kalau nggak salah saya buat tanggal 31 Maret 2010 malem. Awalnya hanya sekedar iseng untuk mengumpulkan event-event yang akan berlangsung di Jogja.

*jam 15.37 sik tak tinggal ke tegalrejo, nengok rumah sik..

*jam 20.08 lanjutkan lagi..

Isinya adalah catatan event-event yang akan berlangsung di Jogja yang saya dapatkan dari spanduk-spanduk di jalan, brosur, dan hasil membaca koran. Selain itu ‘membajak’ update-an dengan hashtag #Jogja tentunya dengan menyertakan
Read the rest of this entry »

Kami Bukan Menggaji Pembolos dan Penidur!

Posting kali ini hanya satu kalimat: “Kami Bukan Menggaji Pembolos dan Penidur!”

Rupiah Sore Naik 25 Poin, #PongHarjatmo Naik Atap, DPR Naik Pitam

pongharjatmo poshboyshickpongharjatmo jujur adil tegas

Jumat, 30 Juli 2010 kemaren Indonesia terhenyak dengan apa yang dilakukan warganya. Pong Harjatmo artis senior Indonesia menulis kata-kata JUJUR ADIL TEGAS di atap gedung DPR/MPR Senayan.

Saya tidak mengulas tentang apa maksud dan tujuan dari artis senior tersebut. Tetapi yang jelas aksi itu sudah membuat sebagian banyak orang terhenyak.

Secara pribadi saya sangat setuju dengan aksi Pong Harjatmo tersebut. Kenapa? Untuk orang seumuran Pong, selain ingin membuat shock therapy, pastilah beliau telah memikirkan resiko yang akan terjadi termasuk ditahan oleh pihak berwajib, dihujat oleh penghuninya dan membayar
Read the rest of this entry »

Ideas Are Cheap (2)

trimartono think Ideas Are Cheap..

*jam 04.27 terdengar adzan subuh di kejauhan..

Ya, ide itu murah, seperti di postingan sebelumnya.

Pernahkah menemukan seseorang tidak mau memberitahukan ide yang dimilikinya dengan alasan takut dibajak, takut didahului, dan takut takut lainnya? Pasti pernah, karena saya menemukan beberapa teman saya yang begitu.:D

Jika kita percaya diri dan mampu melakukan – harus percaya dan mampu – , buat apa kita menyimpan ide kita? Biarkan teman kita mengambil ide kita dan mendahului merealisasikan. Kenapa dibiarkan?

Pertama. Kita mendapatkan pahala karena teman kita mengambil yang bukan haknya dari kita.

Kedua. Belum tentu teman kita itu bisa merealisasikan ide kita seluruhnya.

Ketiga. Kita mendapatkan kesempatan untuk melihat kekurangan ide kita, sehingga dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan tersebut pada saat merealisasikan.

Keempat. Segeralah merealisasikan ide kita sendiri dan saliplah teman kita berdasarkan kesulitan yang telah dilakukan teman kita.

*sik selesai dulu segini, dilanjutkan kapan-kapan lagi..

Ideas Are Cheap (1)

trimartono thinkLengkapnya adalah Ideas are Cheap, It’s Execution That Makes Them Worthy. #bancakan

Masih seperti yang sebelumnya, kata-kata tersebut disampaikan oleh @rampok di pertemuan ke-5 Komunitas StartUp dan Developer Jogja Bancakan 2.0 tanggal 30 Juli 2010 di Gedung Plaza Telkom Yogyakarta.

Tulisan ini adalah versi saya yang saya artikan dan bahas secara luas, tidak ada kaitannya dengan materi yang disampaikan oleh @rampok.

Ideas are Cheap, It’s Execution That Makes Them Worthy, pesan yang disampaikan adalah ide akan tetap menjadi ide yang tak berwujud apabila tidak dikerjakan.

Sebagai seorang yang baru mau akan memulai, sering kita mendapatkan ide-ide yang banyak dan kadang malah ide brilian. Dalam sejam mungkin bisa mendapatkan banyak ide kemudian kita hitung untung ruginya jika ide itu dilaksanakan. Kelanjutan dari hitung-hitungan tersebut akan keluar pertanyaan dari mana modalnya? Di mana tempatnya? Bagaimana Sumber Dayanya? Bagaimana mengembalikan hutangnya? Dan nya nya lainnya. Semua itu tidak akan ada artinya jika kita tidak memulainya.

Ide itu murah, memang.. tetapi ide itu bisa menjadi mahal bila bisa dikelola dengan benar.

Kata-kata sehari-harinya kita temukan adalah NATO alias No Action Talk Only atau kalau diplesetkan sedikit menjadi No Action Think Only.

A Good Product Will Market Itself

trimartono sayKata-kata di atas disampaikan oleh @rampok di pertemuan ke-5 Komunitas StartUp dan Developer Jogja Bancakan 2.0 tanggal 30 Juli 2010 di Gedung Plaza Telkom Yogyakarta.

Tulisan ini adalah versi saya yang saya artikan dan bahas secara luas, tidak ada kaitannya dengan materi yang disampaikan oleh @rampok.

A Good Product Will Market Itself, pesan yang ingin disampaikan di sini adalah menciptakan produk yang sebaik-baiknya untuk mengurangi biaya pemasaran.

Sebagai pemula dalam ‘berbisnis’ di dunia maya (termasuk dunia nyata) entah itu produk jasa ataupun bukan, hasil akhir sebuah produk harus dibuat sebaik mungkin. Kenapa? Karena dengan produk yang sudah dikenal baik dan berkualitas akan menjadikan produk itu sebuah brand
Read the rest of this entry »

Gudeg Pawon Buka 1 Jam Saja

Gudeg PawonGudeg Pawon AntreSalah satu venue tengah malam di Jogja adalah Gudeg Pawon . Pawon atau dapur dalam bahasa Jawa menjadikan gudeg yang cukup khas rasanya ini dinamakan Gudeg Pawon.

Terletak kira-kira 200 meter dari Jl. Kusumanegara. Untuk mempermudah mencari ‘gang’ Jl. Dr. Supomo ini, jika dari Jl. Malioboro, sampai di traffic light depan Bank Indonesia/Benteng Vredeburg kita ke kiri (ke Timur) dan terus lurus melalui Jl. Senopati, Jl. Sultan Agung, dan Jl Kusumanegara. Lokasinya adalah satu jalan atau satu blok setelah traffic light Jl Glagahsari ke arah kanan. Jika dari arah Ambarukmo Plaza ke arah kota, sesampai di traffic depan UIN Sunan Kalijaga atau Museum Affandi, kita belok kiri (ke Selatan) masuk Jl. Timoho. Ikuti Jl. Timoho tersebut sampai habis, belok kanan. Hati-hati, setelah belok kanan tersebut ‘gang’ Jl. Dr. Supomo adalah jalan kecil pertama ke kiri. Jika sampai traffic light, berarti sudah terlewat.
Read the rest of this entry »

Pimpinan Ormas Harus Bertanggungjawab!

trimartono thinkDi penutup bulan Juli dan pembuka bulan Agustus 2010 terjadi lagi bentrokan antar 2 Ormas di Jakarta, tepatnya di sekitar Jl. Rempoa. Menurut berita yang di rilis di media online, televisi dan timeline twitter, setelah mengikuti acara ulang tahun FBR, masa ormas tersebut terlibat tawuran dengan warga Rempoa (tetapi sebagian lagi mengatakan masa FBR terlibat tawuran dengan Ormas lainnya) hanya karena bendera FBR dicabut.

Korbanpun berjatuhan karena material tawuran yang digunakan adalah senjata tajam, kayu, batu dan molotov. setidaknya sebuah mobil dan sebuah sepeda
Read the rest of this entry »

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes